victims

Friday, March 28, 2014

Pemilihan Umum

1999 ialah tahun di mana ada tank yang mampir ke ramayan-robinson di deket rumah gw di ciputat.
dan adanya kejadian bioskop satu-satunya yang ada di Ciputat hangus di bakar massa.
serta robinson dengan tempat mainannya yang sangatlah surgawi di lantai paling atas juga lenyap di makan api. 1999 sangatlah runyam. dan buat gw kebingungan, karena tiba-tiba sekolah libur.

gw bilang ke nyokap gw...
"Ma kok Derry ga dibangunin sih !"
waktu itu udah jam delapan pagi...
kemudian nyokap cuma bilang, libur.
dan gw menikmati libur tersebut hanya di rumah.
karena bolehnya cuma di rumah.
dan beberapa tahun kemudian , baru gw ketahui.
kenapa ada tulisan "Milik Pribumi" di warung-warung.


tahun 2000an. Partai tiba-tiba ada banyak bener.
dulu ingetnya, partai itu Pancasila.
Sila satu PPP
Sila dua Golkar
Sila tiga PDI
dan karena lahirnya UU Parpol tahun 1999, dari tiga partai membeludag sampai kira-kira ada 48 parpol di Indonesia.

lagu yang paling disukai anak-anak saat itu.
dengan menyadur nada dari jingle iklan yang dibintangi joshua.
sakatonik ABC. ada banyak versi dari lagu ini. dan gw agak lupa liriknya.
mungkin ada orang di luar sana yang lebih inget sama liriknya.
rakyat Indonesia kampungan atas Pemilu.
pake baju merah dikira PDI
pake baju kuning dikira Golkar
pake ijo dikira PPP / PKB dst...
pake baju biru dikira PAN.
dan disaat yang bersamaan semua anak SD/SMP punya idola masing-masing untuk Partai.
di samping idola sepakbola. karena tahun tersebut Indonesia lagi main di Tiger Cup.
idola partai datang dari orang tua masing-masing. dan mulai sok ngerti politik dan segala macem.


2004, bapak gw jadi caleg
dari partai PAN.
semua di rumah gw biru warnanya.
baju biru, cat rumah biru, ada bendera partai dan bendera Indonesia di depan rumah gw.
bapak gw juga beli vespa warna biru.
rumah gw mendekati Pemilu, ramenya bukan main.
entah orang-orang ini apa kebutuhannya.
dan bapak gw ga kepilih jadi anggota DPRD. bahkan di komplek sendiri kayaknya ga menang banyak.
pasca Pemilu bapak gw, pindah kantor dari Jakarta ke Duri, Pekanbaru.
dan kerja di sana sampe tahun 2010 kira-kira.


2009, gw udah punya KTP dan berhak milih presiden.
gw ga tertarik untuk pilih Caleg karena memang gw bingung aja pilih siapa.
di tahun ini SBY jadi Presiden lagi. Gw ga milih dia padahal.
ga ada yang menarik dari Pemilu 2009, kecuali status gw saat itu, yang udah lulus SMA.
sisa hidup gw cuma main capsa dan persiapan hati menuju tanah yang dijanjikan.

2014, sekarang.
bapak gw nyaleg lagi. kini dengan persiapan yang lebih matang.
sampe-sampe sekolah s2 di akhir pekan di Univesitas Muhamadiyah Jakarta.
doi ikut kegiatan sana-sini. melebarkan sayap politiknya.
jadi ketua ini itu juga. eksis lah pokoknya di Tangerang Selatan.
dan sekarang bapak gw udah menjelang pensiun. gw pun ikut berdoa biar doi kepilih.
biar ada kerjaan setelah pensiun ga cuma main badminton aja.
Pemilu sekarang lebih menarik dari yang 2009.
ada banyak muka-muka baru, yang lebih muda tentunya yang menawarkan hal yang berbeda.
dan tentunya ada harapan baru....

tinggal berharap
yang kepilih adalah orang baik.

Post a Comment